Jalan Iskandarsyah Raya No. 105,
Melawai, Kebayoran Baru
WA Hanya Chat (Jam Kerja)
0812 9199 6680
Telepon (24 Jam)
021 - 726 4856
Instagram
@puskesmaskebayoranbaru
Hipertensi atau tekanan darah tinggi sering disebut "silent killer" karena sering kali tidak menimbulkan gejala yang terasa, namun secara diam-diam dapat menyebabkan komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung, dan gangguan ginjal. Puskesmas Kecamatan Kebayoran Baru mengajak seluruh warga untuk lebih mengenal hipertensi dan mulai mengambil langkah pencegahan sejak dini.
Hipertensi adalah kondisi di mana tekanan darah seseorang berada di atas batas normal secara terus-menerus. Tekanan darah diukur dalam satuan mmHg (milimeter merkuri) dan terdiri dari dua angka:
Tekanan darah normal umumnya sekitar 120/80 mmHg. Seseorang dikatakan mengidap hipertensi bila hasil pemeriksaan sering menunjukkan ≥ 140/90 mmHg. Bila kondisi ini tidak ditangani, risiko komplikasi berbahaya akan semakin meningkat.
Banyak penderita hipertensi tidak menyadari kondisinya selama bertahun-tahun karena penyakit ini sering tidak menimbulkan gejala yang jelas. Itulah mengapa hipertensi dijuluki silent killer — ia menyerang secara diam-diam namun konsekuensinya bisa sangat fatal.
Komplikasi serius yang dapat terjadi akibat hipertensi yang tidak terkontrol antara lain:
Meskipun sering tanpa gejala, sebagian penderita hipertensi kadang merasakan tanda-tanda berikut — terutama saat tekanan darah sangat tinggi:
Penting: Tidak merasakan gejala bukan berarti tekanan darah Anda normal. Satu-satunya cara memastikannya adalah dengan rutin mengukur tekanan darah.
Kabar baiknya, hipertensi sangat bisa dicegah dan dikendalikan dengan perubahan gaya hidup. Berikut langkah-langkah yang direkomendasikan:
Batasi konsumsi garam hingga kurang dari 5 gram (1 sendok teh) per hari. Hindari makanan olahan, makanan instan, keripik, dan camilan asin yang tinggi natrium. Biasakan membaca label kandungan gizi sebelum membeli produk makanan.
Konsumsi sayuran hijau, buah-buahan segar, dan biji-bijian yang kaya kalium, magnesium, dan serat. Nutrisi ini terbukti membantu menurunkan dan menjaga tekanan darah tetap stabil.
Aktivitas fisik seperti jalan cepat, berenang, bersepeda, atau senam ringan selama minimal 30 menit sehari, 5 hari dalam seminggu dapat menurunkan tekanan darah secara signifikan dan menjaga kesehatan jantung.
Nikotin dalam rokok menyebabkan pembuluh darah menyempit dan tekanan darah meningkat setiap kali Anda merokok. Alkohol juga dapat meningkatkan tekanan darah dan merusak jantung dalam jangka panjang.
Stres kronis berkontribusi pada peningkatan tekanan darah. Kelola stres dengan teknik relaksasi seperti meditasi, pernapasan dalam, yoga, atau melakukan hobi yang menyenangkan. Pastikan tidur cukup 7–8 jam per malam.
Pemeriksaan tekanan darah secara rutin adalah kunci deteksi dini hipertensi. Puskesmas Kecamatan Kebayoran Baru menyediakan layanan pemeriksaan tekanan darah yang mudah diakses oleh seluruh warga — gratis dengan BPJS Kesehatan.
Segera kunjungi tenaga kesehatan apabila:
Bagi penderita hipertensi, Puskesmas Kecamatan Kebayoran Baru menyelenggarakan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang mencakup:
Program ini gratis bagi peserta BPJS Kesehatan. Daftarkan diri Anda dan mulai kendalikan hipertensi bersama kami.
Artikel ini diterbitkan oleh Puskesmas Kecamatan Kebayoran Baru sebagai bagian dari program edukasi kesehatan masyarakat. Untuk informasi dan pendaftaran Prolanis, hubungi kami di 021-726 4856 atau kunjungi langsung di Jl. Iskandarsyah Raya No. 105, Melawai, Kebayoran Baru.
♥ Sahabat Sehat, Tetap Jaga Kesehatan Ya! ♥