Jalan Iskandarsyah Raya No. 105,
Melawai, Kebayoran Baru
WA Hanya Chat (Jam Kerja)
0812 9199 6680
Telepon (24 Jam)
021 - 726 4856
Instagram
@puskesmaskebayoranbaru
GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) adalah suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan, da...
Baca Selengkapnya
GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) adalah suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan, dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup. Puskesmas Kecamatan Kebayoran Baru mengajak seluruh warga untuk memahami dan menerapkan GERMAS dalam kehidupan sehari-hari. Apa Itu GERMAS? GERMAS bukan sekadar program pemerintah โ ini adalah gerakan kolektif seluruh masyarakat untuk mengubah perilaku menuju hidup yang lebih sehat. Program ini diperkuat melalui Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat, dari pemerintah hingga individu. Tujuan GERMAS adalah: Menurunkan beban penyakit menular dan tidak menular Meningkatkan produktivitas masyarakat Mengurangi beban biaya kesehatan yang ditanggung masyarakat dan negara Meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat Indonesia Kegiatan Utama Gerakan Masyarakat Hidup Sehat GERMAS mencakup enam kegiatan utama yang dapat dilakukan oleh siapa saja dan di mana saja: ๐ Peningkatan Aktivitas Fisik ๐ฟ Peningkatan Perilaku Hidup Sehat ๐ฅ Penyediaan Pangan Sehat dan Percepatan Perbaikan Gizi ๐ฌ Peningkatan Pencegahan dan Deteksi Dini Penyakit ๐๏ธ Peningkatan Kualitas Lingkungan ๐ Peningkatan Edukasi Hidup Sehat Pada periode ini, GERMAS berfokus pada tiga kegiatan prioritas utama yang paling berdampak bagi kesehatan masyarakat. 1. Melakukan Aktivitas Fisik Aktivitas fisik adalah gerakan tubuh yang melibatkan otot rangka dan mengakibatkan pengeluaran energi. Aktivitas fisik yang cukup terbukti mencegah berbagai penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung. Prinsip dasar aktivitas fisik: Dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja Lakukan paling sedikit 30 menit setiap hari Batasi kegiatan banyak duduk seperti menonton TV, main game, dan komputer Hindari camilan manis, asin, dan berminyak saat santai Aktivitas fisik bisa dilakukan di berbagai tempat: Di Sekolah Olah raga secara rutin sesuai jadwal Melakukan peregangan pada pergantian jam pelajaran Bermain aktif saat istirahat Memperbanyak kegiatan berjalan kaki Di Rumah Melakukan pekerjaan rumah seperti menyapu, mencuci, berkebun Menemani anak bermain secara aktif di luar ruangan Di Tempat Kerja Olah raga rutin atau senam sebelum jam kerja dimulai Melakukan peregangan di sela-sela jam kerja Memperbanyak berjalan kaki di lingkungan kantor Dalam Perjalanan Menggunakan tangga daripada lift atau eskalator Berhenti 1-2 halte lebih awal dari tujuan Memarkirkan kendaraan agak jauh dari tujuan Melakukan peregangan dalam perjalanan jauh atau saat macet Di Tempat Umum Menggunakan sepeda ke tempat kerja atau sekolah Memanfaatkan taman kota untuk aktivitas fisik Memperbanyak kegiatan di ruang terbuka 2. Mengonsumsi Sayur dan Buah Sayur dan buah merupakan sumber vitamin, mineral, dan serat yang sangat dibutuhkan tubuh. Mengonsumsinya secara rutin membantu menjaga daya tahan tubuh, melancarkan pencernaan, dan mencegah berbagai penyakit kronis. Panduan konsumsi sayur dan buah: Sajikan sayur dan buah dalam menu sehari-hari โ di rumah, tempat kerja, maupun sekolah Manfaatkan buah dan sayur lokal yang tersedia di pasar setempat Batasi makanan yang mengandung gula, garam, dan minyak berlebih Perbanyak minum air putih minimal 8 gelas per hari Cuci tangan sebelum makan dengan sabun dan air mengalir 3. Memeriksa Kesehatan Secara Berkala Pemeriksaan kesehatan rutin adalah kunci untuk mendeteksi penyakit sejak dini sebelum berkembang menjadi kondisi yang serius. Banyak penyakit berbahaya tidak menunjukkan gejala pada stadium awal. Pemeriksaan yang dianjurkan secara rutin: Tekanan darah Kadar gula darah Kolesterol darah Ukuran lingkar perut Darah lengkap di laboratorium Pemeriksaan ini dapat dilakukan di Puskesmas, Posyandu, atau Posbindu โ mudah, cepat, dan gratis dengan BPJS Kesehatan. Khusus untuk perempuan: Lakukan deteksi dini kanker leher rahim (serviks) di fasilitas kesehatan terdekat. Puskesmas Kecamatan Kebayoran Baru menyediakan layanan pemeriksaan IVA dan krioterapi. Perilaku Sehat Pendukung GERMAS Selain tiga fokus utama di atas, dukung GERMAS dengan membiasakan perilaku sehat berikut dalam kehidupan sehari-hari: ๐ด Cukup istirahat, tidur 6โ8 jam untuk orang dewasa ๐ญ Tidak merokok ๐ซ Tidak minum alkohol dan tidak menggunakan narkoba ๐ฝ Menggunakan jamban keluarga yang bersih ๐จโ๐ฉโ๐ง Meluangkan waktu bersama keluarga untuk bersantai ๐ Melakukan olah raga secara rutin ๐ก Membersihkan dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar Mulai GERMAS dari Hal Kecil GERMAS tidak memerlukan biaya besar atau peralatan khusus. Mulailah dari langkah-langkah kecil yang bisa dilakukan hari ini: Jalan kaki 30 menit di pagi hari Tambahkan satu porsi sayuran atau buah di menu makan siang Daftarkan diri untuk pemeriksaan kesehatan gratis di Puskesmas Matikan televisi lebih awal dan tidur tepat waktu Layanan GERMAS di Puskesmas Kebayoran Baru Puskesmas Kecamatan Kebayoran Baru mendukung GERMAS melalui berbagai layanan dan program: Senam Prolanis โ senam rutin setiap minggu untuk peserta program penyakit kronis Konsultasi Gizi โ panduan pola makan sehat dan bergizi Pemeriksaan Kesehatan Berkala โ cek tekanan darah, gula darah, kolesterol Pemeriksaan IVA โ deteksi dini kanker serviks untuk perempuan Posyandu & Posbindu โ pemantauan kesehatan masyarakat di lingkungan Artikel ini diterbitkan oleh Puskesmas Kecamatan Kebayoran Baru sebagai bagian dari program edukasi kesehatan masyarakat. Untuk informasi layanan, hubungi kami di 021-726 4856 atau kunjungi langsung di Jl. Iskandarsyah Raya No. 105, Melawai, Kebayoran Baru. ๐ฟ GERMAS โ Hidup Sehat Dimulai dari Kita! ๐ฟ
Hipertensi atau tekanan darah tinggi sering disebut "silent killer" karena sering kali tidak menimbulkan gejala yang terasa, namun secara diam-diam dapat menyebabkan komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung, dan gangguan ginjal. Puskesmas Kecamatan Kebayoran Baru mengajak seluruh warga untuk lebih mengenal hipertensi dan mulai mengambil langkah pencegahan sejak dini. Apa Itu Hipertensi? Hipertensi adalah kondisi di mana tekanan darah seseorang berada di atas batas normal secara terus-menerus. Tekanan darah diukur dalam satuan mmHg (milimeter merkuri) dan terdiri dari dua angka: Sistolik โ tekanan saat jantung memompa darah (angka atas) Diastolik โ tekanan saat jantung beristirahat di antara denyutan (angka bawah) Tekanan darah normal umumnya sekitar 120/80 mmHg. Seseorang dikatakan mengidap hipertensi bila hasil pemeriksaan sering menunjukkan โฅ 140/90 mmHg. Bila kondisi ini tidak ditangani, risiko komplikasi berbahaya akan semakin meningkat. Mengapa Hipertensi Disebut "Silent Killer"? Banyak penderita hipertensi tidak menyadari kondisinya selama bertahun-tahun karena penyakit ini sering tidak menimbulkan gejala yang jelas. Itulah mengapa hipertensi dijuluki silent killer โ ia menyerang secara diam-diam namun konsekuensinya bisa sangat fatal. Komplikasi serius yang dapat terjadi akibat hipertensi yang tidak terkontrol antara lain: Stroke (penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah di otak) Serangan jantung Gagal jantung Gagal ginjal Gangguan penglihatan Tanda yang Kadang Dirasakan Meskipun sering tanpa gejala, sebagian penderita hipertensi kadang merasakan tanda-tanda berikut โ terutama saat tekanan darah sangat tinggi: ๐ค Sakit kepala, terutama di bagian belakang kepala saat bangun tidur ๐ต Pusing atau rasa melayang ๐ Tengkuk terasa berat atau kaku ๐ Jantung berdebar tidak teratur ๐ฉ Mudah lelah meski tidak banyak beraktivitas Penting: Tidak merasakan gejala bukan berarti tekanan darah Anda normal. Satu-satunya cara memastikannya adalah dengan rutin mengukur tekanan darah. Cara Mencegah dan Mengendalikan Hipertensi Kabar baiknya, hipertensi sangat bisa dicegah dan dikendalikan dengan perubahan gaya hidup. Berikut langkah-langkah yang direkomendasikan: 1. Kurangi Konsumsi Garam dan Makanan Instan Batasi konsumsi garam hingga kurang dari 5 gram (1 sendok teh) per hari. Hindari makanan olahan, makanan instan, keripik, dan camilan asin yang tinggi natrium. Biasakan membaca label kandungan gizi sebelum membeli produk makanan. 2. Perbanyak Sayur dan Buah Konsumsi sayuran hijau, buah-buahan segar, dan biji-bijian yang kaya kalium, magnesium, dan serat. Nutrisi ini terbukti membantu menurunkan dan menjaga tekanan darah tetap stabil. 3. Rutin Berolahraga Minimal 30 Menit per Hari Aktivitas fisik seperti jalan cepat, berenang, bersepeda, atau senam ringan selama minimal 30 menit sehari, 5 hari dalam seminggu dapat menurunkan tekanan darah secara signifikan dan menjaga kesehatan jantung. 4. Hindari Merokok dan Alkohol Nikotin dalam rokok menyebabkan pembuluh darah menyempit dan tekanan darah meningkat setiap kali Anda merokok. Alkohol juga dapat meningkatkan tekanan darah dan merusak jantung dalam jangka panjang. 5. Kelola Stres dan Cukup Istirahat Stres kronis berkontribusi pada peningkatan tekanan darah. Kelola stres dengan teknik relaksasi seperti meditasi, pernapasan dalam, yoga, atau melakukan hobi yang menyenangkan. Pastikan tidur cukup 7โ8 jam per malam. 6. Rutin Cek Tekanan Darah di Puskesmas Pemeriksaan tekanan darah secara rutin adalah kunci deteksi dini hipertensi. Puskesmas Kecamatan Kebayoran Baru menyediakan layanan pemeriksaan tekanan darah yang mudah diakses oleh seluruh warga โ gratis dengan BPJS Kesehatan. Kapan Harus ke Dokter? Segera kunjungi tenaga kesehatan apabila: Hasil pengukuran tekanan darah Anda sering โฅ 140/90 mmHg Anda mengalami sakit kepala hebat disertai mual atau gangguan penglihatan Mengalami nyeri dada, sesak napas, atau kelemahan mendadak pada satu sisi tubuh Memiliki riwayat keluarga dengan hipertensi, diabetes, atau penyakit jantung Program Prolanis di Puskesmas Kebayoran Baru Bagi penderita hipertensi, Puskesmas Kecamatan Kebayoran Baru menyelenggarakan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang mencakup: Pemeriksaan tekanan darah rutin Konsultasi dokter dan edukasi kesehatan Senam prolanis setiap minggu Pemantauan kondisi kesehatan secara berkala Program ini gratis bagi peserta BPJS Kesehatan. Daftarkan diri Anda dan mulai kendalikan hipertensi bersama kami. Artikel ini diterbitkan oleh Puskesmas Kecamatan Kebayoran Baru sebagai bagian dari program edukasi kesehatan masyarakat. Untuk informasi dan pendaftaran Prolanis, hubungi kami di 021-726 4856 atau kunjungi langsung di Jl. Iskandarsyah Raya No. 105, Melawai, Kebayoran Baru. โฅ Sahabat Sehat, Tetap Jaga Kesehatan Ya! โฅ
Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi yang tak ternilai harganya bagi bayi yang baru lahir. Dalam 6 bulan pertama kehidupan, ASI menjadi investasi berharga yang akan membentuk masa depan bayi hingga usia 2 tahun. ASI Eksklusif adalah pemberian ASI saja โ tanpa tambahan makanan atau minuman lain โ kepada bayi sejak lahir hingga usia 6 bulan. Puskesmas Kecamatan Kebayoran Baru mengajak seluruh ibu menyusui dan keluarga untuk memahami pentingnya ASI Eksklusif demi tumbuh kembang bayi yang optimal. Keunggulan ASI ASI bukan sekadar makanan biasa. Berikut keunggulan ASI yang tidak dapat digantikan oleh produk lain: Mengandung zat untuk kekebalan tubuh dan melindungi bayi dari alergi Terjamin kebersihannya dan tidak akan basi Membantu memperbaiki refleks mengisap, menelan, dan pernapasan bayi Selalu tersedia kapan pun dibutuhkan dengan suhu yang tepat Manfaat ASI Bagi Ibu Menyusui tidak hanya bermanfaat bagi bayi, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi ibu: Memperkuat ikatan batin dan jalinan kasih antara ibu dan bayi Berfungsi sebagai KB alami (metode amenorrhea laktasi) Mengurangi risiko kanker payudara dan kanker ovarium Mengurangi perdarahan pasca persalinan Mempercepat pemulihan ibu setelah melahirkan Praktis dan ekonomis โ tidak perlu biaya tambahan Manfaat ASI Bagi Bayi Bayi yang mendapatkan ASI Eksklusif memiliki keunggulan kesehatan yang signifikan: Memperoleh antibodi untuk kekebalan tubuh yang lebih kuat Mendapatkan makanan alami yang sesuai dengan kemampuan pencernaan bayi Tidak menyebabkan alergi Menghindari bayi dari risiko kegemukan (obesitas) di masa depan Mendukung perkembangan otak dan kecerdasan bayi Cara Menyusui yang Benar Teknik menyusui yang tepat sangat penting agar bayi mendapatkan ASI secara optimal dan ibu terhindar dari rasa sakit: Peluk kepala dan tubuh bayi, arahkan muka bayi ke puting ibu Kedua tangan memeluk tubuh bayi secara keseluruhan, tidak hanya bagian leher atau bahu saja Arahkan puting ibu ke bibir bawah bayi, tunggu sampai bayi membuka lebar mulutnya Posisikan dengan pas puting ibu pada mulut bayi Tanda Pelekatan yang Benar Pelekatan (latch-on) yang benar memastikan bayi mendapatkan ASI dengan cukup. Ciri pelekatan yang benar adalah: Dagu bayi menempel pada dada ibu Mulut bayi terbuka lebar Bibir bawah bayi terbuka keluar (tidak terlipat ke dalam) Areola bagian atas lebih terlihat dibanding bagian bawah Jika pelekatan sudah benar, menyusui tidak akan terasa sakit dan bayi dapat menghisap ASI dengan efektif. Cara Menyimpan ASI dengan Tepat Bagi ibu yang perlu menyimpan ASI perahan, berikut panduan penyimpanan yang aman: Suhu ruangan: tahan 6โ8 jam Dalam termos es batu: tahan 24 jam Di lemari es (kulkas): tahan 3 x 24 jam Di freezer: tahan hingga 2 minggu Tips penting: Gunakan wadah dari gelas kaca, keramik, atau mangkok kaca/keramik. Hindari menggunakan bahan dari plastik ataupun melamin untuk menyimpan ASI. Tips ASI untuk Ibu Bekerja Kembali bekerja bukan halangan untuk tetap memberikan ASI Eksklusif. Berikut tipsnya: Keluarkan ASI pada malam hari dan siang hari bila berada di kantor setiap 3โ4 jam sekali Simpan ASI di lemari pendingin dan berikan saat ibu bekerja Hangatkan ASI dengan cara merendam dalam air hangat (bukan dipanaskan langsung) ASI yang tersisa tidak boleh disimpan kembali ke dalam lemari pendingin Berikan ASI menggunakan cangkir atau sendok, bukan dot/empeng Mitos dan Fakta Seputar ASI ๐ซ Mitos: Ibu yang sedang sakit tidak bisa menyusui โ Fakta: Ibu tetap bisa menyusui saat sakit karena ASI mengandung antibodi yang justru dapat melindungi bayi dari penyakit yang diderita ibu. Konsultasikan dengan dokter untuk memastikan keamanannya. โ Fakta Penting: ASI Pertama (Kolostrum) ASI yang pertama keluar disebut kolostrum โ cairan berwarna kekuningan yang kaya akan antibodi dan Vitamin A. Kolostrum sangat baik untuk melindungi bayi dan harus diberikan, jangan dibuang! Konsultasi ASI di Puskesmas Kebayoran Baru Puskesmas Kecamatan Kebayoran Baru menyediakan layanan konsultasi laktasi (menyusui) yang dapat diakses oleh seluruh ibu menyusui di wilayah Kebayoran Baru. Tim tenaga kesehatan kami siap membantu mengatasi berbagai kendala dalam proses menyusui. Jadwal konsultasi: SeninโJumat, pukul 07.30โ16.00 WIB di Unit Pelayanan Kesehatan Ibu (KIA Akasia). Artikel ini diterbitkan oleh Puskesmas Kecamatan Kebayoran Baru sebagai bagian dari program edukasi kesehatan masyarakat. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di 021-726 4856 atau kunjungi langsung di Jl. Iskandarsyah Raya No. 105, Melawai, Kebayoran Baru. ๐ ASI Eksklusif โ Hadiah Terbaik dari Ibu untuk Buah Hati ๐
Puskesmas Kecamatan Kebayoran Baru mengimbau seluruh warga untuk mewaspadai Hantavirus, yaitu virus yang dapat menyebabkan infeksi serius pada manusia dan ditularkan melalui tikus. Mengenali gejala dan cara pencegahannya sejak dini adalah langkah terbaik untuk melindungi diri dan keluarga. Apa Itu Hantavirus? Hantavirus adalah virus yang berasal dari hewan pengerat, terutama tikus. Virus ini dapat menginfeksi manusia dan menyebabkan penyakit serius seperti Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang menyerang sistem pernapasan, atau Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) yang menyerang ginjal. Di Indonesia, kasus Hantavirus mulai mendapat perhatian seiring meningkatnya populasi tikus di permukiman padat penduduk, terutama di musim hujan ketika tikus lebih banyak mencari tempat berlindung di dalam rumah. Bagaimana Cara Penularannya? Hantavirus tidak menular antar manusia. Penularan terjadi melalui kontak dengan tikus yang terinfeksi, yaitu: Menghirup debu yang terkontaminasi kotoran, urin, atau air liur tikus Kontak langsung dengan kotoran atau urin tikus, kemudian menyentuh mulut, hidung, atau mata Gigitan tikus yang terinfeksi Risiko terpapar lebih tinggi bagi mereka yang tinggal atau bekerja di lingkungan dengan populasi tikus tinggi, seperti gudang, dapur yang jarang dibersihkan, atau area banjir. Kenali Gejalanya! Gejala Hantavirus biasanya muncul 1 hingga 8 minggu setelah terpapar virus. Waspadai gejala-gejala berikut: ๐ก๏ธ Demam tinggi secara tiba-tiba ๐ค Sakit kepala yang berat ๐ช Nyeri otot terutama di paha, pinggul, punggung, dan bahu ๐ฎ Batuk yang tidak kunjung sembuh ๐ฐ Sesak napas yang memburuk dalam beberapa hari Mual, muntah, dan diare (pada beberapa kasus) Penting: Jika Anda mengalami gejala-gejala di atas setelah kontak dengan tikus atau lingkungan yang diduga terkontaminasi, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Cara Mencegah Penularan Hantavirus Pencegahan adalah cara terbaik melawan Hantavirus. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan: 1. Jaga Kebersihan Rumah dan Lingkungan Bersihkan rumah secara rutin, terutama dapur, gudang, dan sudut-sudut tersembunyi Simpan makanan dalam wadah tertutup rapat Tutup lubang atau celah yang bisa menjadi jalan masuk tikus 2. Kelola Sampah dengan Benar Buang sampah pada tempatnya dan pastikan tempat sampah selalu tertutup rapat Jangan biarkan sampah menumpuk di dalam atau sekitar rumah 3. Pastikan Ventilasi Rumah Baik Buka jendela dan pintu secara teratur agar udara segar masuk Pastikan pencahayaan rumah cukup karena tikus menyukai tempat gelap dan lembab 4. Lakukan Pengendalian Tikus Secara Rutin Pasang perangkap tikus di area yang rawan Gunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan area yang mungkin terkontaminasi kotoran tikus Hindari menyapu kering area yang terkontaminasi โ gunakan kain basah atau lap yang sudah dibasahi disinfektan 5. Lindungi Diri Saat Membersihkan Selalu gunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan kotoran tikus Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelahnya Jangan makan, minum, atau merokok saat membersihkan area yang terkontaminasi Kapan Harus ke Dokter? Segera kunjungi Puskesmas Kecamatan Kebayoran Baru atau fasilitas kesehatan terdekat apabila: Anda mengalami demam disertai sesak napas setelah kontak dengan tikus Gejala flu yang Anda alami disertai nyeri otot berat dan memburuk dengan cepat Anda tinggal atau bekerja di area dengan populasi tikus tinggi dan mengalami gejala di atas Ingat, penanganan dini sangat menentukan proses pemulihan dari infeksi Hantavirus. Artikel ini diterbitkan oleh Puskesmas Kecamatan Kebayoran Baru sebagai bagian dari program edukasi kesehatan masyarakat. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di 021-726 4856 atau kunjungi langsung di Jl. Iskandarsyah Raya No. 105, Melawai, Kebayoran Baru. Cegah Hantavirus, Lindungi Diri dan Keluarga! ๐ฟ